Cara Install Standar File Server atau Install Samba Di debian 8

waktu baca 2 menit
Selasa, 30 Nov 2021 06:19 0 328 Aban Sobana

Pada Kesempatan ini kita akan membahas mengenai Cara Instalasi dan Konfigurasi Samba Server pada Debian 8.7. Sebelum membahas mengenai Instalasi Samba Server, kita harus mengetahui apa itu Samba Server.

Samba merupakan sebuah daemon atau service yang dapat digunakan untuk media file sharing antar client dalam sebuah jaringan. Dengan menggunakan samba antar client maupun server dapat saling bertukar data dengan lebih cepat dan juga dengan menggunakan samba admin dapat membuat pembatasan hak akses kepada client.

Kelebihan dari samba yaitu dapat digunakan pada sistem operasi yang berbeda, contohnya yaitu Debian yang notabennya Linux dan Windows.

Instalasi dan Konfigurasi Samba Server Debian

1. Pada tahap ini, silahkan login sebagai user root

2. Silahkan untuk memasukan ISO Debian 8.7 pada modul 1

3. Lakukanlah instalasi samba, dengan cara mengetikkan perintah :

apt-get install samba

Silahkan ketikah huruf Y Lalu tekan Enter

4. Jika sudah selesai, berikutnya kita akan melakukan konfigurasi file pada samba, berikut ini perintah nya

nano /etc/samba/smb.conf 

isikan paling bawah dengan konfigurasi seperti gambar, atau seperti konfig dibawah ini

[guru]
path = /home/guru
browseable = yes
writeable = yes
valid user = guru
security = user

Keterangan :

  • path = adalah letak file-file yang akan dibagikan
  • browseable = yes, berarti bisa dilihat oleh publik
  • writeable = yes, berarti dapat ditulis, ditambahkan file atau folder dari client, namun jika no berarti kebalikan nya
  • security = share, berarti tanpa password, kalau user menggunakan enkripsi user password

5. Buatlah direktori yang akan kamu share dengan cara mengetikkan perintah:

mkdir /home/guru

 6. Berikanlah akses read write untuk folder tersebut dengan cara mengetikkan perintah:

chmod 777 /home/guru

7. Selanjutnya, tambahkanlah user baru yang akan digunakan untuk folder yang akan di sharing nanti, dengan cara mengetikkan perintah:

useradd guru

8. Berikutnya adalah, membuat user yang berguna untuk client, mengakses file server / samba

6. Restartlah samba dengan cara mengetikkan perintah:

/etc/init.d/samba restart

7. Waktunya pengujian hasil konfigurasi, tekan tombol WINDOWS + R kemudian tuliskan \\ipserver. (contoh \\192.168.1.12)

8. Jika berhasil maka akan muncul folder yang sudah kita buat dan share

9. Masuk ke folder yang kita buat (guru) dengan

username : guru

password ; guru

silahkan klik OK

maka folder guru akan kebuka

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kata- Kata Mutiara

"Tahapan pertama dalam mencari ilmu adalah mendengarkan, kemudian diam dan menyimak dengan penuh perhatian, lalu menjaganya, lalu mengamalkannya dan kemudian menyebarkannya." - Sufyan bin Uyainah
×

Powered by gueabans.com

× Ada yang bisa di bantu ?